Turunnya Wahyu Sabda Palon di Pulau Bali
MINGGU (21/10) adalah hari bersejarah bagi kebangkitan Siwa Budha yakni dengan turunnya wahyu Sabda Palon Nayagenggong pada hari Durga Navaratri oleh World Hindu Youth Organization (WHYO).
Bagaimana tidak, di saat rombongan WHYO mendak pratima Avalokitesvara berusia 1.000 tahun, kerauhan massal melanda pemedek di Candi Ibu Ungasan, Jimbaran. Pemedek kerasukan tokoh Sabda Palon Nayagenggong yang konon sebagai saksi terakhir kehancuran Majapahit.
”Ida Betara menyampaikan pesan. Sampaikan ke Gubernur dan pemerintah kenapa pura diratakan seenaknya. Leluhur memberi waktu setahun untuk membangun candi di Sanur. Jika terlewati, Betara akan mengirimkan air bah (tsunami) setinggi pohon kelapa di seluruh pesisir Bali. Dan tidak lama akan muncul beledug (wabah) di seluruh Nusantara. Jangan sampai Bali hancur seperti Jawa dan Aceh.” Demikian pesan sesuhunan kepada pemedek.
Selanjutnya Prabu Brawijaya hadir pada pemedek yang kerauhan. ”Aku sudah kembali ke Majapahit dan memakai kain, gelung dan selempang. Sampaikan ke seluruh negeri, hari ini tepat 500 tahun aku telah kembali ke Siwa Budha. Aku sendiri yang akan merebut semuanya.”
Sebelum mantuk, Sabda Palon dan Nayogenggong sempat memberikan pesan kepada Vedakarna (pemimpin rombongan). ”Hai Vedakarna, hari ini kau akan jalankan wahyu ini. Sebarkan semua pesanku ini,” ungkap Sabda Palon Nayagenggong sambil menghentakkan tangan dan wayang Tualen sebanyak tiga kali ke atas kepala Vedakarna.
Tiba-tiba dari langit muncul cahaya merah putih ke arah Pulau Bali. Ratusan krama yang hadir hanya bisa terpaku. ”Pemimpin di Nusantara semua tunduk pada Sabda Palon yang berstana di Gunung Merapi, Yogya. Baru kali ini pewisik muncul di Bali. Ini bukan anugerah tetapi amanat berat bagi yang ditunjuk. Tadi kerauhan sempat direkam video. Jadi demi keselamatan bangsa, sebarkan video tersebut ke seluruh Indonesia,” ungkap pemangku Candi Ibu Puri Gading Jimbaran.
Taken From: http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2007/10/23/b25.htm


Bli bisa minta rekaman videonya gak???
kirim ke email saya y.,.,
kamikaze_adi@yahoo.com
makasi sebelumnya
Titiang taler nunas mangde wenten sane nglanturang pawisik Ida Betara mangde gumanti Gumi Baline Puniki ngemanggehang kerahayuan.
Suksma.
dukun sebagai pendeta
pendeta sebagai dukun.
SANG PEncipta maha kasih
mengapa menghinanya.
dahulu Brawijaya yg menghina SABDA PALON
kini pimpinan agama hindu sendiri yg menghinanya.
Siapakah IBU Dewi tangan seribu??
siapa Sabda PALON???
mereka adalah dewi welas asih (kwan im) dan Bapa yg kudus dan TRIMURTI.
tak mungkin mereka kesurupan seperti orang gila.
dari awal zaman sampai akhir zaman tidak
LOGIKA SAJA: kutukan sedang berjalan kepada murid murtad Brawijaya dan sunan kalijaga.
kapan bertemunya??
sinar putih dan merah??
emang bendera.
kalian jangan merusak umat tak berdosa. dengan semua ulah dan rencana kalian.
seharusnya berbuat kebajikan dan menjalankan kasih saja cukup agar selamat.
apa yg ditetapkan sang pencipta tak dapat dirubah oleh siapapun.